Pengetahuan-Saya

Aborsi

Aborsi itu misterius. Aku tidak pernah mengalaminya tapi aku dekat dengannya. Aku sendiri baru tahu bahwa angka kejadian aborsi atau abortus sekitar 25% dari seluruh kehamilan.

Adik iparku pernah dua kali mengalami abortus spontan yang biasanya terjadi karena faktor alamiah. Sepertinya dia mengalami masalah pada rahimnya. Perempuan yang mengalami abortus spontan biasanya dapat lebih terbuka. Berbeda dengan perempuan yang mengalami aborsi di luar faktor alami. Namun apa yang disebut alami juga dapat diperdebatkan.

Dua temanku pernah melakukan aborsi. Keduanya mengalami kehamilan tidak diinginkan dengan berbagai alasan. Aku juga belajar untuk tidak menghakimi karena pengalaman keduanya menyakitkan. Jika mereka punya kuasa, mereka tidak ingin hamil. Aku belajar tentang prosedur melakukan aborsi dan pentingnya memahami perubahan tubuh karena secara medis dan tanpa operasi aborsi lebih aman dan efektif  dilakukan pada usia kehamilan 9-13 minggu. Perempuan dapat menggunakan Mifepristone yang dikombinasi dengan Misoprostol.

Seorang teman menyembunyikan pengalamannya lama dan selalu terguncang ketika menceritakannya. Proses kehamilannya sendiri menyisakan trauma mendalam dan  rasa marah yang besar. Ketika dia membuka pengalamannya itu di sebuah forum, aku sendiri merasa lega. Aku pernah mengalami pelecehan seksual fisik dan aku perlu waktu bertahun-tahun lamanya untuk dapat mencerna dan memaknainya dengan berbeda.

Dari cerita temanku, ada rasa takut, kecewa, marah, cemas, dan sedih yang bergulat di dada. Keberanian mereka bercerita dan kemauanku mendengarkan adalah sesuatu yang melegakan.

Bogor, 2 Desember 2018.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.