Pengetahuan-Saya

Kenangan

Diawali dari kesukaan menonton video tentang orangutan, aku mendapat informasi bahwa mereka salah satu kerabat dekat manusia. Salah satu fitur yang menonjol adalah kemampuan mengingat. Dalam video tersebut dijelaskan bahwa beberapa spesies ikan memiliki ingatan selama 3 detik. Manusia? Jangan ditanya, kemampuan mengingatnya panjang dan lebar. Orangutan diketahui memiliki ingatan sampai dengan 20 menit. Ada juga yang hanya 7 dan 10 menit. Aku tercenung. Aku penasaran sehingga mencari kemampuan mengingat hewan lain. Anjing memiliki ingatan sekitar 5 menit dan kucing sekitar 16 jam.

Aku sebagai manusia sering menyamakan makhluk hidup lain memiliki ingatan yang sama. Ternyata kemampuan mengingat setiap hewan berbeda. Ada pula yang namanya episodic memory yaitu kemampuan mengingat suatu kejadian atau tanda yang spesifik. Ada pula associative memory yang membuat makhluk hidup mengingat makanan atau barang yang sangat disukai.

Aku senang dan geli membacanya. Bukan berarti hewan tidak bisa mengalami trauma atau takut akibat pengalaman masa lalu tetapi konsep “masa lalu” dan “kenangan” punya makna yang berbeda. Manusia dengan penyakit tertentu juga bisa mengalami ingatan yang sangat pendek.

Aku senang karena merasa bahwa anak kucing yang mati mungkin tidak mengingat penderitaan mereka. Mereka bisa jadi tidak ingat dengan aku juga. Aku membayangkan kalau aku tidak memiliki ingatan panjang. Aku tidak ingat nama-nama orang, tidak ingat kuliah yang aku pelajari, dan mungkin saja tidak memiliki trauma masa lalu. Tapi aku mungkin membuat jengkel orang lain yang memiliki ingatan panjang karena aku akan terus bertanya hal yang sama berulang kali.

Ingatan menyusun kenangan. Kenangan membuat suatu kesan. Kesan memberi rasa sentimentil.

Bogor, 10 Desember 2018

Leave a Reply

Your email address will not be published.