Uncategorized

Merdeka berjilbab

Bagi sebagian aktivis, merdeka berarti bebas dari dogma agama. Termasuk sebagian feminis yang merasa agama Islam dan jilbab adalah oposisi dari prinsip keadilan yang diperjuangkan dalam gerakan perempuan. Sebagai dinamika pemikiran, tidak ada masalah selama mereka juga menghargai pilihan yang dibuat perempuan secara mandiri.

Perempuan memakai jilbab dengan berbagai alasan. Keberagaman alasan akan muncul kalau diskusi dilakukan secara intim. Kalau perempuan berjilbab ditanya dalam situasi formal tentang alasan berjilbab, kemungkinan akan muncul satu atau dua suara: kewajiban seorang muslimah atau menutup aurat untuk keamanan. Jika ditanya lebih jauh, akan ada lebih banyak warna. Kemungkinan pengalaman traumatik dengan kekerasan dan seksualitas.

Pada banyak kasus, jilbab diharapkan berfungsi sebagai tameng baja karena perempuan merasa tidak berdaya. Melaporkan kasus kekerasan yang dialami malah bisa merugikan dirinya dan keluarganya.

Fungsi praktis dari jilbab juga tidak hanya menutupi kepala, tetapi juga menutup hidung kalau sedang di commuter line atau kalau naik motor. Untuk beberapa orang, jilbab bisa digunakan untuk mengubah ponsel menjadi wireless headset dengan cara menyelipkannya di dekat kuping. Kalau kepepet, jilbab juga bisa dipakai untuk mengelap ingus atau sisa makanan di bibir. Jilbab juga bisa menutupi uban di kepala. Jilbab menjadi pilihan praktis, selain agamis.

Cara perempuan memakai jilbab juga berbeda-beda. Saat ini ada jilbab yang dipasarkan dengan menekankan nilai shar’i dari bahan dan panjangnya jilbab, contohnya khimar. Aku sendiri suka dengan khimar yang berlapis-lapis. Biasanya bahannya dipilih yang jatuh dengan ringan sehingga terkesan elegan. Model dan harganya bervariasi. Biasanya dipakai perempuan ekonomi menengah ke atas.

Banyak perempuan yang memakai jilbab yang praktis dan sederhana. Contohnya aku sendiri. Aku suka dengan jilbab segi empat, cukup 1 japit dan beres. Ada yang merasa shar’i kalau memakai rok, ada yang sudah merasa cukup dengan memakai pakaian tertutup, apapun jenisnya.

Sebagai kain, jilbab fleksibel. Manusia mungkin perlu belajar dari kain jilbab.

Bogor, 18 Mei 2019

Leave a Reply

Your email address will not be published.