Perjalanan-Saya

Belajar berimbang

Belajar berimbang. Jadi judulnya belajar untuk dapat melakukan metode kuantitatif dan kualitatif secara berimbang. Pemilihan metode tidak hanya dilihat pada ketepatan atau kesesuaian dengan tema tetapi juga oleh paradigma dari institusi. Biasanya paradigma sulit untuk diubah karena bagian dari ego keilmuan.

Berjalan berimbang menjadi sulit karena sebagian besar merasa bahwa perlu mengambil sikap. Kadang berimbang dianggap bukan suatu pilihan sikap.

Banyak mengamati dan mengikuti. Artinya belajar bersabar dengan ego dan paradigma yang sudah dimiliki. Dengan begitu lebih terbuka untuk mengamati dan mengikuti jalan yang ada di depan. Memang mencari aman karena mengobrak-abrik tatanan yang dianggap ajeg sangat berisiko. Tidak sebatas risiko akademis tetapi juga secara emosional.

Melakukan protes bisa menggunakan cara yang tidak kasat mata baik dari pemilihan rujukan, indikator, maupun kerangka berpikir. Risikonya ada pada kemampuan diri sendiri menjelaskan temuan dari paradigma institusi yang sudah ajeg.

Bogor, 18 Januari 2018

Leave a Reply

Your email address will not be published.