Perjalanan-Saya

Mewarnai gambar: pembebasan

Sekitar 6 bulan yang lalu aku mulai menyukai kegiatan mewarnai gambar. Seorang teman pernah mengenalkan buku mewarnai untuk orang dewasa sebagai bagian dari self-care atau merawat diri. Berhubung aku punya tablet, aku memasang aplikasi untuk mewarnai. Saat ini aku menggunakan Paint by numbers.

Aku pernah menggunakan aplikasi lain yang membebaskan orang pengguna untuk memilih warna. Aku memakai aplikasi itu sekitar 3 bulan sebelum beralih ke Paint by numbers. Aku lebih menyukai aplikasi terakhir karena ada panduan nomor yang harus diikuti. Pengguna sebatas menebak bagaimana hasil akhirnya. Diperlukan kesabaran dan ketelitian untuk bisa menyelesaikan seluruh gambar. Pengguna juga bisa memilih gambar yang dianggap mudah sampai paling sulit.

Mewarnai hidup

Mewarnai gambar memberi efek menyenangkan dan dapat mengalihkan konsentrasi. Aku merasa senang dan puas ketika bisa menyelesaikan satu gambar. It was like a small victory or achievement. It’s fun. It matters to be proud of yourself for something, even if it’s a small one.

Mewarnai gambar mengingatkanku dengan pengalaman masa kecil. Mengenal kembali beratus gradasi warna membuatku merasa miskin dengan pengetahuan tentang warna dan kombinasi warna. Aku salah satu orang yang kurang memiliki kemampuan mengkombinasikan warna. Buruk sekali. Kontras dari segi bentuk, motif, dan warna. Sampai pernah ada teman kuliah yang mengatakan kombinasi warna bajuku merusak matanya.

Mewarnai gambar memerlukan konsentrasi. Jadi kegiatan ini semacam terapi untuk memulihkan energi. Aku juga belajar bahwa mewarnai bukan hanya kegiatan untuk anak kecil. Mewarnai bisa jadi ruang aman karena tidak ada warna yang benar untuk suatu gambar. Setiap orang punya imajinasi berbeda terhadap suatu gambar. It can be liberating.

Bogor, 25 Mei 2020

Leave a Reply

Your email address will not be published.