Pengalaman-Saya

Si Belang melahirkan

Iya, ini kehamilan ketiga si Belang yang aku tahu. Dari kehamilan pertama, dia memiliki 3 anak dan hanya satu anak berwarna oranye yang masih hidup sampai sekarang. Si Oranye yang kira-kira berusia hampir 2 tahun ini setia mendampingi emaknya ketika melahirkan kemarin. Dari kehamilan kedua, ketiga anaknya mati karena dibunuh oleh jantan jahanam yang naksir sama Belang.

Pada kehamilan ketiga ini, Belang banyak menghabiskan waktu di rumahku. Dia juga melahirkan di dalam rumahku hari Senin malam, 15 Februari. Dia menghabiskan kurang lebih 1 jam untuk melahirkan 3 anaknya. Satu berwarna oranye, satu calico (tiga warna), dan satu dua warna. Aku masih memelihara Belang dan tiga anaknya di kardus yang besar untuk menjaga mereka dari jantan jahat yang masih berkeliaran di perumahan.

Belang menjadi ibu yang penuh perhatian. Selama seminggu pasca kelahiran, dia terus menemani anak-anaknya, menyusui, menghangatkan, dan membersihkan mereka. Aku senang mengamati Belang dan anak-anaknya. Demi Belang, aku membeli makanan kucing basah yang dia sukai.

Aku berniat memelihara anak-anak Belang sampai berusia 1 tahun karena kalau hanya sampai 3-4 bulan, ada kemungkinan dibunuh lagi oleh jantan jahat yang sama. Masalahnya kalau dipelihara di dalam rumah, aku perlu menyediakan pasir gumpal. Kalau tidak, mereka akan BAB di belakang rumah dan baunya tidak sedap. Aku juga tidak tahu sejauh apa aku bisa memelihara mereka setelah 3 bulan karena biasanya di usia tersebut mereka sudah lincah dan akan bermain di luar rumah sendiri. Mereka juga bisa loncat dari jendela. Ya, aku pasrah saja.

Pasanganku minta untuk mensteril Belang. Ya, rencanaku juga begitu tapi menunggu dia selesai menyusui. Kemarin keduluan, Belang sudah main seks dengan jantan entah yang mana. Semoga kali ini aku bisa mensteril Belang.

Bogor, Februari 2021

Leave a Reply

Your email address will not be published.