Pengalaman-Saya

Memaknai “rescue”

Mungkin hampir 5 tahun aku mulai “rescue” kucing. Dimulai setelah kepergian Maria, temanku di tahun 2017. Kemudian 2018 aku membawa 3 bayi kucing yang aku temui di kampus IPB ke rumah. Setelah itu, beberapa anak kucing menyusul. Banyak yang akhirnya mati dengan berbagai sebab; kecelakaan, kurang perhatian, sakit, melahirkan, dll.

Aku sempat tersentak ketika ada komentar dari seorang teman yang mengatakan bahwa aku hanya suka mengambil kucing di jalan. Awalnya aku “rescue” karena iba atau kasihan. Kemudian, ketika akhirnya mereka mati dengan berbagai alasan, aku jadi bertanya lagi, “Untuk apa aku merawat mereka kalau bukan menyelamatkan hidup mereka? Bukankah makna rescue adalah menyelamatkan?”

Aku tidak pernah mengadopsi kucing jalanan karena mereka lucu atau karena aku perlu hiburan. Sering aku berpikir tentang beban makan, obat, dan perawatan mereka. Dari pengalaman beberapa tahun ini, aku belajar banyak tentang kucing dan hewan feline pada umumnya. Sebelumnya aku sama sekali tidak suka hewan, termasuk kucing. Entah kenapa, sepeninggal Maria, aku jadi lebih peka dengan kehadiran dan suara kucing.

Aku belajar merawat kucing. Salah satu alasan aku tidak berhasil menyelamatkan kucing-kucing sebelumnya karena aku tidak tahu banyak tentang perilaku dan insting kucing. Apakah sekarang aku menjadi lebih baik? Sepertinya begitu. Aku juga memaafkan diriku ketika ada kucing dalam perawatan yang mati. Aku punya banyak keterbatasan merawat hewan. Selama beberapa waktu, sampai sekarang pun aku membatasi diri sejauh mana aku bisa merawat kucing di dalam rumah.

Aku juga memaknai lagi “rescue” karena mungkin aku tidak berhasil merawat kucing dari sakit menjadi sembuh atau sehat, dari kecil menjadi dewasa, memberi pengobatan, makan, dll. Aku mungkin hanya bisa memberi makan dan minum seadanya, memberi tempat tinggal yang layak, mengajari BAB dan BAK di pasir, membersihkan wajah mereka dan badan dari kutu, membelai mereka, dan menguburkan mereka.

Saat ini ada 4 anak kucing dan 1 induk kucing di rumah. Beberapa kucing liar di sekitar rumah kadang mampir untuk ikut makan. This is all I can do right now.

Leave a Reply

Your email address will not be published.