• Pengalaman-Saya

    Layar tancap

    Enggak tau kenapa pingin aja nulis tentang layar tancap. Aku merasa punya privilege atau keistimewaan sebagai generasi yang pernah mengalami layar tancap. Luar biasa banget, nonton film bareng sekian puluh atau mungkin sampai ratusan kepala. Aku tidak ingat judul film yang pernah aku tonton di layar tancap karena yang penting itu suasana kebersamaan dan keramaian saat nonton. Belum lagi keseruan beli jajanan, gelar tikar atau koran, dan jalan bareng teman-teman ke lapangan bola yang jaraknya kurang lebih 1 km dari rumah. Sampai sekarang aku senang jalan kaki karena sejak kecil sudah terbiasa jalan kaki ke depan komplek perumahan untuk naik angkot dan beraktivitas. Masjid di perumahan juga sekitar 700 meter…

  • Pengalaman-Saya

    What is rest?

    How do you know that the activity you’re doing is a rest? What if you are still thinking something else? Can we have 100 percent rest? What types of rest are they? Why am I asking these questions? Maybe because I often have intention to take a rest but ended up not feeling fresh afterward. There is expectation that you will feel better after you take a rest. So when you don’t feel better and refresh, you ask yourself, maybe there is something wrong about my rest? Or maybe, you or I can’t take a proper rest for some reasons. I once read that taking sometime off from social media…

  • Pengalaman-Saya

    Menjadi sehat: respect your body

    Sehat bukan sesuatu yang terberi, melainkan perlu diusahakan. Kadang aku lupa dengan hal ini. Begitu Aku Sakit baru merasakan berharganya kondisi sehat. Selama tiga hari terakhir aku mengalami batuk yang terasa sangat parah di waktu malam hari batuk ini ini cukup berat karena napasku menjadi sesak kemudian menekan saluran kencing sehingga aku terkencing-kencing ketika kau berusaha mengeluarkan dahak atau rasa gatal di tenggorokan kemudian perut juga merasa gatal dan mual kepalaku juga pusing tapi tidak ada demam. Selama 2 hari aku mencoba minum obat bebas seperti siladex, stop cold, dan obat maag. Ternyata tidak mempan. Sampai kemarin malam kondisiku cukup parah karena selama sekitar 5 jam aku harus menahan rasa…

  • Pengalaman-Saya

    Skipping

    Hobi baru aku adalah skipping atau lompat tali. Kalau lompat tali sebagai permainan, aku sudah melakukannya sejak sekitar 6 tahun. Walaupun aku bukan yang paling jago di antara teman-teman lain. Kualitas menengah. Lalu aku membeli tali untuk olahraga sekitar 4 bulan yang lalu. Cukup lama dan waktu itu aku belum bisa mengkoordinasikan kedua kakiku untuk lompat bareng. Entah kenapa. Satu minggu lalu aku bisa dan setiap hari aku skipping 200-250 kali. Sebentar sih tapi buatku permulaan yang baik. Konsisten saja dengan apa yang sudah dimulai dan terus meningkat. Aku senang dengan target jadi rencana setiap hari aku bisa sampai 600 kali/hari dalam waktu 6 bulan ke depan. Lebih enak sebenarnya…

  • Pengalaman-Saya

    December, finally

    Yes! December is here! Refleksi tahunan lembagaku sudah selesai dan sekarang aku dan tim menyiapkan peralihan kepemimpinan yang akan dilakukan bulan depan. Aku tidak sabar menunggunya. Seluruh rangkaian kegiatan refleksi dan refreshing berjalan lancar. Aku senang, semua peserta puas, gambaran peralihan kepemimpinan juga jelas. Semoga konsolidasi juga akan berjalan lancar. Kegiatan refleksi kemarin dilakukan di Labuan Bajo, NTT berdasarkan rekomendasi dari perwakilan wilayah. Aku ikuti dengan senang hati. Timku juga perlu jalan-jalan. Tim kami mengadakan perjalanan ke Pulau Padar dan Long Beach (Pink Beach). Kemudian kami kembali ke hotel. Dari Labuan Bajo, aku ke Surabaya. Mampir dulu ke orang tua dan menjenguk kondisi rumah di Malang yang masa sewanya berakhir.…

  • Pengalaman-Saya

    The end of year

    It’s the end of November. The same rush, same stress, same pressure. I don’t feel good. My feelings a bit too much. I don’t feel mentally healthy. I need to write my diary. Hi, it’s Niknik Kenken in the end of year of 2021. I almost made it through this year and able to perform my work. I am proud of myself. I feel that I am growing in the right direction. I feel comfortable with myself, many times. I feel stress out because the work and my personal lives gives me les and less time to live in the moment and taking care my inner turmoil. I want to…

  • Pengalaman-Saya

    Lawan!

    Ada banyak cara untuk melawan tapi esensinya adalah pengorganisasian yang memiliki keberpihakan pada kelompok yang rentan dan dilemahkan. Melawan bisa jadi kegiatan yang menyenangkan dan menenangkan. Seringkali memang menjadi kerja yang melelahkan, menakutkan, dan mengecewakan. Jadi pada waktu pelatihan di Solo akhir September kemarin, aku diingatkan dengan pesan-pesan ini. Aku bertemu kawan lama, ngobrol lagi tentang hal ini dan menemukan keseruan yang sama. Entah kenapa, aku jadi ingat awal masuk gerakan dan mengikuti forum internasional kedua kalinya. Aku ingat sekali dalam sebuah diskusi kelompok tentang NGOization aku berujar bahwa tidak mesti berada dalam sebuah NGO untuk berada dalam gerakan. Lalu seorang aktivis perempuan senior, menimpali, “Jadi apakah NGO itu tidak…

  • Pengalaman-Saya

    Catatan lama

    Tulisan ini dibuat 23 Mei 2021 tapi tidak aku selesaikan. Aku lupa kenapa. Sepertinya karena aku stuck, macet, gak tahu mau menulis apa. Hari ini aku tidak berolahraga. Mungkin karena aku menstruasi hari kedua atau karena ini hari Minggu jadi merasa malas. Apalagi aku bangun telat, sekitar jam 7 karena jam 1.30 aku terbangun lalu baru bisa tidur lagi jam hampir jam 4. Aku sudah tahu kalau tidur jam segitu aku akan terlambat bangun. Beberapa hari lalu, anak PRT-ku sakit jadi dia harus pulang lebih cepat dan masih banyak cucian yang belum disetrika. Sewaktu kos sebulan di Malang, aku tidak pernah menyetrika baju. Sebenarnya tidak masalah. Malah mengurangi pekerjaan rumah…

  • Pengalaman-Saya

    Apa yang kamu suka?

    Selama hampir 5 hari kemarin, aku bekerja di luar kota. Ketika kembali, aku merasa penasaran dengan relationship goal dari pasangan. Setelah berhubungan seks, aku pun bertanya, “Selama aku pergi kemarin, kamu lebih suka aku dekat atau jauh? Kamu merasa kehilangan gak?” Jawaban pasanganku bikin aku heran. Oke, dia orang yang sangat jujur dan aku menanggapinya juga dengan jujur. Dia mengatakan, “Ya aku merasa kehilangan.” “Kehilangan kenapa?”“Karena gak ada orang untuk dimintai tolong ini itu.”“Hah?” Buat telingaku, jawabannya seperti, “Aku perlu orang untuk disuruh cuci piring, pesan makan, cuci baju, belanja keperluan rumah?”Oh oke. Aku merasa tidak semangat dan jiwaku melayang entah ke mana. Sehari kemudian, pasanganku mengirim informasi melalui messenger…