• Pengalaman-Saya

    Ruang aman yang berkembang

    Dear Maria, Ini kali pertama FAMM Indonesia mengadakan acara besar setelah kepergianmu. Kehadiranmu sangat ditunggu dan secara khusus kami memanggilmu untuk datang. Kami tahu betapa kamu akan semangat menyampaikan pendapat. Aku terus berpikir, Maria pasti “gatal” untuk berkomentar. Dengan caramu, mungkin pendapat itu sudah tersampaikan. Acara workshop ini dimulai dengan beberapa peserta yang mengundurkan diri dengan berat hati. Entah alasan pekerjaan, keluarga, dan acara dadakan. Serulah, Mar mencari peserta. Kebayang ramenya kalau kamu di sini dan mengusulkan si A atau C. Itupun belum tentu mereka bisa hadir. Di dalam sesi, aku kadang bosan juga, Mar. Analisa kuasa lagi, identifikasi lagi. Tapi demi ya….demi apa? Demi kawan-kawan yang masih baru karena…