• Perjalanan-Saya

    Belajar berimbang

    Belajar berimbang. Jadi judulnya belajar untuk dapat melakukan metode kuantitatif dan kualitatif secara berimbang. Pemilihan metode tidak hanya dilihat pada ketepatan atau kesesuaian dengan tema tetapi juga oleh paradigma dari institusi. Biasanya paradigma sulit untuk diubah karena bagian dari ego keilmuan. Berjalan berimbang menjadi sulit karena sebagian besar merasa bahwa perlu mengambil sikap. Kadang berimbang dianggap bukan suatu pilihan sikap. Banyak mengamati dan mengikuti. Artinya belajar bersabar dengan ego dan paradigma yang sudah dimiliki. Dengan begitu lebih terbuka untuk mengamati dan mengikuti jalan yang ada di depan. Memang mencari aman karena mengobrak-abrik tatanan yang dianggap ajeg sangat berisiko. Tidak sebatas risiko akademis tetapi juga secara emosional. Melakukan protes bisa menggunakan…

  • Perjalanan-Saya

    Menjadi murid

    Keinginan melanjutkan pendidikan formal dimulai dari kejenuhan bekerja dan beragam pertanyaan dari diri tentang perubahan apa yang sudah saya lakukan untuk diri sendiri dan orang lain. Rasanya bukan alasan yang tepat untuk kuliah kembali, apalagi untuk tingkat doktoral. Namun dorongan itu sangat kuat. Dorongan yang saya sendiri tidak paham dan belum menemukan kata-kata yang tepat untuk menggambarkannya. Teman-teman banyak yang penasaran dan kerap bertanya: untuk apa kamu kuliah lagi?, apa yang akan kamu lakukan setelah lulus menjadi doktor?, atau kadang berupa sindiran, kamu senang sekali kuliah ya? Saya semakin bingung dan bertanya ke diri sendiri, “Mengapa saya merasa terdorong untuk kuliah lagi?” Masuk di semester satu, saya merasa kesulitan menyesuaikan…