• Pengalaman-Saya

    Makan siang untuk suami

    Beberapa minggu lalu sempat viral postingan seorang perempuan yang menunjukkan masakan yang dia buat sebagai bekal makan siang suaminya di Twitter. Beberapa orang ada yang memberi apresiasi, sebagian lagi merasa konten tersebut sebagai bentuk relasi kekuasaan yang tidak setara antara suami-istri. “Keributan” yang dibuat oleh feminis merespon konten ini menurutku sangat perlu untuk membuat semua orang mempertanyakan segala hal yang dianggap remeh, wajar, dan normal. Pembicaraan tentang bekal makan siang untuk suami sama halnya dengan diskusi seputar karir versus keluarga atau ibu rumah tangga versus pembantu rumah tangga. Masalah yang kompleks karena di dalamnya ada relasi kekuasaan dan upaya menempatkan perempuan dalam dua kubu yang berlawanan. Aku tidak pernah membuatkan…