• Sajak-Saya

    Scars and blood

    these are my scarsthis is my bloodI won’t be ashamed of them I’ve been at the bottomand broken downI’ve been cut and steppedso I hide out I’ve been too pretty and too uglyI have been hurtno self pride and self worth I want myself like nothing elseI make a peace with all my pastI will stand up to my fear If it’s too muchI will rest but I won’t stopThis pain is rooted deepIt may take lifetime to take it out I’ve shed blood over my veinsI promised not to hold any tearsI will carry on Bogor, 18 Oktober 2020Forevernikn

  • Pengetahuan-Saya

    Feminisme untuk semua

    Tulisan ini adalah terjemahan dari ringkasan video Feminism for all oleh Kamla Basin. Video dapat ditonton di https://www.youtube.com/watch?v=HmmvM1NOI1s Saya seorang feminis dan saya tidak membenci lelaki atau perempuan yang tidak feminis. Hari ini, seorang perempuan muda dapat bermimpi bermain sepakbola, perempuan muda dapat datang dari Kashmir dan pergi ke universitas. Kami tidak mendapatkan ini sebagai amal dari mana pun; kami mendapatkannya karena orang bekerja untuk itu. Di Universitas Harvard setelah lelaki masuk, butuh 237 tahun untuk dua perempuan pertama yang diizinkan masuk ke Harvard. Cambridge dan Oxford membutuhkan waktu lebih lama, 260 tahun. “Aku seorang feminis.” Mengapa? Saya mengatakan ‘Feminisme saya’ karena tidak ada satu feminisme, feminisme bersifat plural. Feminisme…

  • Perjalanan-Saya

    Seharusnya aku…

    Seharusnya aku terlahir lebih cantik dari kondisi yang sekarang. Keyakinan itu ditanamkan oleh ibuku yang ketika hamil, selalu membayangkan artis cilik kenamaan tahun 1970an, Dina Mariana. Orang dulu percaya bahwa ketika seorang ibu yang sedang hamil membenci seseorang, maka rupa anaknya akan sama dengan orang yang dibenci. Mungkin maksudnya karma atau untuk mencegah seseorang untuk keterlaluan membenci orang lain. Namun, hukum genetika lebih kuat dari kepercayaan tadi. Alhasil aku lahir dengan rupa ala Sidoarjo, Jawa Timur karena kedua orang tuaku berasal dari daerah tersebut. Seharusnya aku lahir di Desa Waung, Kecamatan Krembung, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur. Dengan begitu, aku bisa menghidu bau tebu dan menjadi sosok yang manis seperti…

  • Perjalanan-Saya

    Menjadi murid

    Keinginan melanjutkan pendidikan formal dimulai dari kejenuhan bekerja dan beragam pertanyaan dari diri tentang perubahan apa yang sudah saya lakukan untuk diri sendiri dan orang lain. Rasanya bukan alasan yang tepat untuk kuliah kembali, apalagi untuk tingkat doktoral. Namun dorongan itu sangat kuat. Dorongan yang saya sendiri tidak paham dan belum menemukan kata-kata yang tepat untuk menggambarkannya. Teman-teman banyak yang penasaran dan kerap bertanya: untuk apa kamu kuliah lagi?, apa yang akan kamu lakukan setelah lulus menjadi doktor?, atau kadang berupa sindiran, kamu senang sekali kuliah ya? Saya semakin bingung dan bertanya ke diri sendiri, “Mengapa saya merasa terdorong untuk kuliah lagi?” Masuk di semester satu, saya merasa kesulitan menyesuaikan…