• Perjalanan-Saya

    Tiba-tiba

    Beberapa saat lalu aku tiba-tiba merasa sedih jadi aku langsung menulis jurnal ini. Kerabat yang aku ceritakan dalam tulisan kemarin meninggal semalam. Kedua orang tuaku melayat ke rumahnya. Ibu cerita kalau bapakku berpelukan dan menangis dengan adik perempuannya. Bapakku dan adiknya lahir dari ayah yang berbeda. Kerabat yang meninggal ini adalah suami dari adik perempuannya. Bapakku melayat menggunakan kursi roda pinjaman. Kenapa? Pascavaksin, dia merasa otot-ototnya kaku dan sakit dibuat berjalan. Ibuku sudah membantu dengan mencari pinjaman tongkat kaki tiga dan kaki empat ke tetangga. Bapakku tipe yang heboh kalau merasa sakit dan semua orang harus tahu kalau dia sakit. Beda banget dengan suamiku yang tidak banyak bicara kalau sakit.…

  • Pengalaman-Saya

    Crazy emotion

    Once, I thought a man could handle about everything thrown at him. I thought a man who deliberately shows off his charm able to stand up to my high expectation of real man. It didn’t happen. What a disappointment. It’s an open relationship, he said. There’s no string attached and I didn’t promise you any future marriage, he explained. I was fine with it although I think he quite underestimate my ability to speak up. I didn’t play hard to get, he was available. Then, something happened. He turned into a pale-face man. I was shocked by his response. I thought he was the man who can live up to…