• Pengalaman-Saya

    December, finally

    Yes! December is here! Refleksi tahunan lembagaku sudah selesai dan sekarang aku dan tim menyiapkan peralihan kepemimpinan yang akan dilakukan bulan depan. Aku tidak sabar menunggunya. Seluruh rangkaian kegiatan refleksi dan refreshing berjalan lancar. Aku senang, semua peserta puas, gambaran peralihan kepemimpinan juga jelas. Semoga konsolidasi juga akan berjalan lancar. Kegiatan refleksi kemarin dilakukan di Labuan Bajo, NTT berdasarkan rekomendasi dari perwakilan wilayah. Aku ikuti dengan senang hati. Timku juga perlu jalan-jalan. Tim kami mengadakan perjalanan ke Pulau Padar dan Long Beach (Pink Beach). Kemudian kami kembali ke hotel. Dari Labuan Bajo, aku ke Surabaya. Mampir dulu ke orang tua dan menjenguk kondisi rumah di Malang yang masa sewanya berakhir.…

  • Pengalaman-Saya

    Cuti kelelahan

    Aku tidak pernah menyangka bahwa suatu hari aku akan mengambil cuti satu bulan. Dan cuti itu tidak aku gunakan untuk berlibur tapi untuk merawat diri. Di tulisan sebelumnya berjudul Istirahat Dulu dan Kelelahan Psikis atau Burnout, aku menceritakan alasan mengapa aku mengambil cuti dan kenapa satu bulan. Percayalah, kamu akan tahu ketika kamu mengalami kelelahan psikis dan memerlukan istirahat. Tubuhmu akan memberi tahu dengan berbagai cara. Mungkin orang-orang di sekelilingmu akan memberi respon yang tidak biasa atau kamu sendiri yang ingin menjauhi teman-teman. Kamu bisa jadi merasa asing dengan diri dan emosi yang dirasakan. Kamu akan tahu. Begitu juga aku. Kamu juga akan tahu jika kelelahan psikis yang dialami tidak…

  • Pengalaman-Saya

    Menjadi Mindful

    Menulis catatan harian atau jurnal setiap hari untuk mempraktikkan mindfulness bukan hal yang mudah. Menulis sendiri proses refleksi yang menuntut mengingat kembali dan mensistesis pengalaman. Termasuk pengalaman buruk dan traumatis yang biasanya ingin dilupakan secara cepat. Ucapan klise bahwa ada makna di balik semua pengalaman hidup kadang omong kosong. Pengalaman traumatis kadang seperti itu adanya dan mengingat kembali berarti merasakan kembali trauma yang sama. Menjadi mindful begitu juga. Untuk bisa merasakan setiap momen dan setiap tarikan napas tidak mudah ketika semua langkah dilakukan secara cepat dan terprogram. Untuk berada di dalam momen, aku harus sering menekan tombol pause internal tubuh dan pikiran. Kadang seperti orang bingung, “aku lagi ngapain, di…