• Sajak-Saya

    Kutunggu di Nagan

    Aku lewati tempat kerjamu di pertigaan NaganSetiap hari mencoba curi pandangKu perlambat langkah sebelum tiba Ku tautkan asa untuk sekedar melempar baraDemi wajahmu yang tergambar di pelupuk mataKu datangi warung di Nagan Berharap kamu istirahat dan singgah makanMendengar suaramu saja hati tergetarSetiap suap nasi terasa rendang di lidahTuhan, buatlah dia lapar! Aku tak bisa beranjak dari NaganHati ini belum mau pergi dan berpalingHanya ingin di sini dan merangkul harapan Setiap mampir ke kota ini, aku tersenyum simpulMengingat sosok penuh tawa berambut gimbalBicara dengan logat Magelang yang kental Aku masih ingin menyusuri Jalan NaganSekedar mengenang urat geli yang hampir hilangBerkhayal kamu akan menoleh ke belakang dan berkata,“Aku tunggu kamu di Nagan!”…